HIDAYAT KECIL PENJUAL BALON KELILING
Indramayu kba “Galang”
Indonesia tanah airku,tanah tidak punya air pun beli,begitulah peribahasa yang tepat ditujukan kepada sosok anak kecil Indonesia bernama Hidayat.Hidayat 12 tahun siswa sekolah dasar kelas VI kelahiran kecamatan jamblang kabupaten sumber Cirebon jawa barat,dia harus bercucur keringat sebagai penjual balon keliling di Indramayu,hal itu iya lakukan hanya untuk mencari tambahan biaya penerimaan siswa baru untuk sekolah menengah pertama (SMP) yang tahun ini rencana akan dimasukunya.
Ketika Hidayat menyempatkan waktunya untuk diwawancarai majalah ini,ia mengatakan bahwa usaha yang dilakukannya dimulai dari pukul 16:00 sampai dengan pukul 20:00 hal itu menurutnya bisa menghasilkan keuntungan sebesar Rp30.000.,sementara modal yang harus disediakan sebesar Rp150.000.,
Namun saat Hidayat bercerita kepada Galang bahwa katanya pada pukul 17:30 saat ini ia belum mendapatkan penglaris atau belum menjual 1buah balon pun,kemudian balon-balon yang dijualnya terdiri dari 3jenis,ada pun jenis ikan besar dengan harga Rp10.000.,jenis balon besar Rp10.000.,jenis palu atau hamer Rp7000., dan jenis bola kecil Rp7000.,
DIakhir ceritanya Hidayat bermimpi bila hal ini bisa diketahui oleh bapak bupati kabupaten Cirebon atau Ibu Bupati kabupaten Indramayu ia berharap agar biaya masuk sekolah menengah tingkat pertama dan selanjutnya sampai bangku kuliah dikampus semoga dapat diberikan beasiswa,sebab menurut Hidayat dalam menjalani propesi sebagai penjual balon keliling yang selama masa liburan sekolah ini dijalaninya sungguh sangat melelahkan,itu lah Hidayat sebagai potret anak Indonesia sementara kita mengetahui dibanyak tempat pejabat berlomba dan berjamaah melakukan korupsi sementara Hidayat kecil harus berjuang keras membantu orang tua demi meringankan dan mencari biaya penerimaan murid baru disekolah menengah pertama.//S.Tarigan//rantham//
Tidak ada komentar:
Posting Komentar